Kamis, 13 Januari 2011
Kamis, 06 Januari 2011
Bonek kembali bikin ulah lagi
![]() |
| Supporter PERSEBAYA |
Data yang dihimpun di lapangan menyebutkan, selain merampas makanan milik pedagang, mereka juga melempari warga dengan batu saat berusaha menghardiknya.
Mendengar adanya aksi anarkis oleh oknum bonek, petugas di Stasiun Kota Bojonegoro langsung menghubungi pihak Polres Bojonegoro dan Polsek Kota. Tujuannya tak lain adalah untuk mengamankan stasiun agar kondisi di Cepu tidak terulang di Bojonegoro.
Mendengar adanya kabar itu, seratusan petugas kepolisian langsung bersiaga penuh. Jumlah persoinil yang diturunkan sebanyak 1 pleton lebih dan kebanyakan dari Satsamapta Polres Bojonegoro.
Kasat Samapta Polres Bojonegoro, AKP Temmy A Rachman membenarkan adanya kejadian di Cepu dan antisipasi di Stasiun Kota Bojonegoro. “Pengamanan ini dilakukan untuk mengantisipasi keamanan di stasiun. Sebab pihak kami mendapat informasi kebrutalan bonek di Stasiun Cepu,” katanya.
Ternyata benar, kereta api barang dari arah barat yang masuk di jalur 4 stasiun sudah nampak berdiri ratusan bonek dengan berbagai atribut dan tampilan khas supporter Persebaya Surabaya.
Di atas kereta itu juga terdapat sisa batu yang berserakan dan juga di dasar gerbong terbuka. Namun, aksi mengkhawatirkan yang dilakukan bonek tidak terulang. Hanya sejumlah orang turun, lalu meminta minum dan rokok kepada penumpang di dalam kereta KRD yang kebetulan akan berangkat ke Surabaya. Walaupun begitu, pedagang Stasiun Bojonegoro sempat ketakutan akan dagangannya.
Seperti dikatakan oleh Jumilah, pedagang warga Sumbang. Menurutnya, dirinya sempat kawatir kalau bakal terjadi tindak anarkis di stasiun, seperti yang dikabarkan di Cepu. “Makanya ketika mendapat informasi dari pihak stasiun, kami langsung menutup semetara dagangan ini,” terangnya.
Terpisah, Kepala Stasiun Bojonegoro, Suprapto mengaku juga sempat khawatir dengan kedatangan Bonekmania. Makanya, dia langsung berkoordinasi dengan Polres Bojonegoro untuk bantuan pengamanan.
Langganan:
Komentar (Atom)
